GYCycle
GYCycle merupakan produk kerajinan tangan dari limbah kulit kerang sekaligus usaha bisnis yang dilakukan oleh GARUDA Youth Community (GYC) bersama dengan kelompok masyarakat “Kreasi Laut” di desa binaan GYC: Pondok Bambu, Cilincing.
Selain buatan tangan dan berkarya seni tinggi, poduk kerajinan dan olahan limbah kerang ini juga memiliki durabilitas tinggi (tahan lama) sebab menggunakan produk kulit kerang pilihan dan melalui proses pemurnian untuk menjaga kualitas dan tekstur kulit kerang.
Dengan kamu membeli produk ‘GYCycle’, kamu juga turut berkontribusi untuk memberikan kesejahteraan dan penghidupan yang lebih layak bagi masyarakat setempat dan perbaikan kualitas lingkungan di daerah tersebut.
Ayo dipesan
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
Tentang Kegiatan Desa Binaan “Kreasi Laut’ di Pondok Bambu, Cilincing
Sejak pertengahan 2011, GYC memiliki sebuah desa binaan yang terletak di kawasan pinggiran Jakarta. Tahu Cilincing kan? Jangan cuma tahu kerangnya aja! Walau daerah pantai, jangan pernah berpikir untuk berbikini ria disana. Yang ada, kamu bakal nemuin tumpukan limbah kulit kerang yang merusak daerah pinggir pantai – bahkan sangking menumpuknya bikin bibir pantai tergerus dan Viola! Terciptalah daratan baru dari limbah kerang yang kini telah berkembang menjadi lokasi hunian bagi warga sekitar.

Berpikir tinggal di pantai pasti menyenangkan? Tunggu dulu... lihat seberapa 'menyenangkannya' pantai ini!

Keseharian warga di Pondok Bambu, Cilincing. Bayangkan kerja sekeras ini hanya untuk 20.000-30.000 sehari??

Jangan pikir kamu menginjak aspal, dulu ini adalah laut yang kemudian berubah menjadi daratan dari tumpukan limbah kerang!
Dari dokumentasi di atas kamu bisa lihat kan faktanya penanganan limbah kulit kerang dan berbagai hasil buangan masyarakat belum selaras dengan pemanfaatannya.
Ratusan kilogram kulit kerang yang dihasilkan setiap harinya dibiarkan menumpuk tanpa pengolahan yang seharusnya ada. Reklamasi yang terjadi sejak tahun 1980-an adalah bukti dari kelalaian dan ketidakpedulian terhadap sampah yang terus hanya dibiarkan menumpuk. Padahal limbah kulit kerang tersebut bisa diolah kembali menjadi suatu barang yang bernilai fungsional dan ekonomis. Ribuan lalat memenuhi udara perkampungan Cilincing akibat limbah yang kurang menjadi perhatian. Ratusan rumah kecil dibangun di atas tumpukan kerang di tepi laut. Anak-anak pun menjadi korban karena kurangnya perhatian terhadap pendidikan dan pemeliharaan kesehatan dari permasalahan sosial yang ada di kawasan ini.
Nah, disini GYC datang dan menjalankan program kewirausahaan berbasis pemberdayaan masyarakat berjangka panjang. Program ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian dan peningkatan taraf kualitas hidup masyarakat desa Pondok Bambu, Cilincing yang berkelanjutan dengan mewujudkan kegiatan usaha skala kecil menengah berbasis potensi lokal melalui program pemberdayaan masyarakat selama 3 tahun (2012 – 2015).
Bentuk pemberdayaan yang dilakukan GYC untuk kelompok masyarakat di Pondok Bambu Cilincing berbasis pada kegiatan kewirausahaan dengan mengandalkan potensi lokal yaitu sumber daya alam di lokasi sekitar berupa produksi kerang yang berlimpah dan ketrampilan warga setempat dalam mendayagunakan kulit kerang menjadi kerajinan tangan.
Jadi, yuk bantu GYC memberikan penghidupan yang lebih layak untuk warga Cilincing dengan membeli produk hasil kreasi mereka sendiri: ‘GYCycle’! Small Act for Big Impact!





















