<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>GYC for ChangeGYC for Change</title>
	<atom:link href="http://www.gycforchange.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gycforchange.org</link>
	<description>Youth Leads for a Change</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Mar 2013 01:35:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>The Trilogy of Gunadarma Entrepreneurship Spirit 2013 “Live Your Business Passion”</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/gunadarmaentrepreneurship-spirit-856</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/gunadarmaentrepreneurship-spirit-856#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 01:35:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=856</guid>
		<description><![CDATA[Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma (BEM FE UG) mempersembahkan The Trilogy of Gunadarma Entrepreneurship Spirit 2013 “Live Your Business Passion” pada 15 April 2013 di Kampus D Universitas Gunadarma, Depok dan 16 April 2013 di PT YKK Zipper Indonesia  Seminar 1 “Golden Ways to be THE BEST YoungPreneur&#8221;  Waktu: Senin, 15 April 2013, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma (BEM FE UG) mempersembahkan</div>
<div><span><b>The Trilogy of Gunadarma Entrepreneurship Spirit 2013 “Live Your Business Passion”</b><br />
pada 15 April 2013 di Kampus D Universitas Gunadarma, Depok dan 16 April 2013 di PT YKK Zipper Indonesia  <b><br />
</b></p>
<p><b>Seminar 1<br />
“Golden Ways to be THE BEST YoungPreneur&#8221; </b></p>
<p>Waktu: Senin, 15 April 2013, pukul 08.00–12.00 WIB<br />
Tempat: Kampus D Ruang D342, Margonda, Depok<br />
Pembicara<br />
-Roy Darmawan (Tim Ahli Kementrian Koordinator Perekonomian RI, Motivator kewirausahaan dengan penghargaan ISMBEA Award) <b> </b><br />
-Rangga Umara (Penulis Best Seller, Brand Owner &amp; CEO Lele Lela Corp. )<br />
-Elang Gumilang (CEO Elang Group</p>
<p><b>Seminar 2<br />
“Find your success with THE BEST Marketing Strategy”</b></p>
<p>Waktu: Senin, 15 April 2013, pukul 13.00–16.00 WIB<br />
Tempat: Kampus D ruang D342, Margonda, Depok<br />
Pembicara:<br />
- DR. Handito  Joewono (Ketua Tim Koordinasi Nasional Pengembangan Wirausaha Kreatif Kementrian Perekonomian RI, Chief Strategy Consultant Arrbey)<br />
- Hendy Setiono ( Founder dan CEO Baba Rafi Enterprise)</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span> <b>Company Visit</b><br />
Waktu: Selasa,16 April 2013, sesi 1 08.00 s.d 11.30, sesi 2 13.00 s.d 16.30 WIB<br />
Tempat : PT YKK Zipper Indonesia</p>
<p>*Fasilitas<br />
-voucher diskon kursus Bahasa Inggris DI NEC<br />
-sertifikat<br />
-snack<br />
-seminar kit<br />
-dll</p>
<p>Investasi :<br />
Mahasiswa/Pelajar : Rp. 25.000 per acara<br />
Umum : Rp. 40.000</p>
<p>SEMINAR <span style="text-decoration: underline;">TERBUKA UNTUK UMUM!</p>
<p></span> Tempat pendaftaran: Stand E41, Kampus E Univ. Gunadarma, Kelapa Dua.<br />
Informasi lebih lanjut:<br />
<span>twitter : </span><a title="@BEMFEUG" href="http://twitter.com/BEMFEUG/" target="_blank" rel="nofollow">@BEMFEUG</a> <a title="GES 2013" href="http://twitter.com/@GES_2013" target="_blank" rel="nofollow">@GES_2013</a><br />
<span>blog    </span>: <a title="GES 2013 website" href="http://ges2013.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow">ges2013.blogspot.com</a></p>
<p></span><br />
<span>Contact person :<br />
Diky : 087881487033<br />
Mifta : 085780512991</p>
<p>Pendaftarn via sms:<br />
GES_Nama lengkap_Instansi_No telp_S1/S2/S1 dan S2 kirim ke 08561355129</p>
<p><b>Lokasi</b>:<br />
Kampus D Universitas Gunadarma<br />
Jl. Margonda Raya No.100<br />
Pondok Cina, Depok </span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/gunadarmaentrepreneurship-spirit-856/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kereta Api super Cepat Segera Hadir di Indonesia</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/kereta-api-super-cepat-segera-hadir-di-indonesia-847</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/kereta-api-super-cepat-segera-hadir-di-indonesia-847#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2012 08:12:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimas Muharam</dc:creator>
				<category><![CDATA[BloGYC]]></category>
		<category><![CDATA[Green Issues]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[CENS]]></category>
		<category><![CDATA[HST]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=847</guid>
		<description><![CDATA[Kamis (22/11) lalu, teman-teman kita dari Teknik Sipil Universitas Indonesia mengusung diskusi bertemakan “Visioning the Future Through High Speed Train” berupa seminar nasional di Jakarta International Expo Kemayoran. Kali ini, isu yang diangkat adalah isu transportasi sebagai salah satu aspek penunjang pencapaian Master Plan Percepatan, Peruasan, dan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) malalui pengadaan kereta api [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Kamis (22/11) lalu, teman-teman kita dari Teknik Sipil Universitas Indonesia mengusung diskusi bertemakan <em>“Visioning the Future Through High Speed Train” </em>berupa seminar nasional di Jakarta International Expo Kemayoran. Kali ini, isu yang diangkat adalah isu transportasi sebagai salah satu aspek penunjang pencapaian Master Plan Percepatan, Peruasan, dan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) malalui pengadaan kereta api super cepat (high speed train/HST).</p>
<p>Realisasi HST, memerlukan kesiapan dari segi teknologi, infrastruktur, pembiayaan, dan kesiapan masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi. Maka aspek-aspek tersebut lah yang perlu disiapkan secara matang untuk mewujudkan HST di negara ini.</p>
<p>Teknologi HST perlu dikaji mendalam. Terlebih, Indonesia berada pada jalur gunung berapi bawah laut sehingga sering terjaid gempa. Dibutuhkan kerja lebih keras daripada membnagun HST di kawasan yang tidak rentan gempa. Namun, Indonesia dapat berkaca kepada Jepang yang lebih sering dilanda gempa bumi. Dengan kolaborasi melalui kemitraan privat dengan Jepang, HST di Indonesia buka tidak mungkin terbangun segera.</p>
<p>Kabar baiknya, Ditjen Perkeretaapian Indonesia telah melakukan studi kelayakan mega proyek HST Indonesia senilai 180 triliun rupiah menggandeng Jepang, tepatnya Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Japan Transport Coalision sejak 2008. Tahun ini, Ditjen Perkeretaapian mengglar <em>railway talk</em> bersama Atase Perhubungan Jepang guna mendiskusikan leberlanjutan mega proyek tersebut. Artinya, HST sudah <em>one step ahead closer to be realized</em>!</p>
<p>Belum dipastikan kapan pembangunan HST dimulai atau selesai. Namun, perlu diketahui bahwa upaya realisasi yang tidak setengah-setengah ini dilatarbelakangi oleh motif percepatan pembangunan Indonesia sebagaimana tercanang dalam MP3EI. Lantas, apa korelasi antara HST dengan MP3EI?</p>
<p>Transportasi mempercepat mobilisasi baik itu berupa distribusi barang, manusia, dan sebagainya, misalnya saja, akan dibangun HST di Kalimantan dimana tujuan utamanya adalah untuk mengangkut batu bara. Dengan cepatnya distribusi batu bara, makin cepat pula pertumbuhan ekomoni Indonesia, pun karen abatubara merupakan salah satu sumber energy utama Indonesia sehingga merambah ke banyak aspek.</p>
<p>Mobilitas yang tinggi meningkatkan kemungkinan pertumbuhan ekonomi yang tinggi pula. Sebab itulah transportasi menjadi salah satu andalam dalam mencapai MP3EI.</p>
<p>Proses menuju realisasi HST harus professional sehingga memancing minat investor. Bila sumber daya materiil, teknologi mumpuni, dan tenaga ahli sudah tertata rapi, pembangunan HST bisa menjadi semakin segera. Begitulah rangkuman ilmu dari seminar yang diketuai oleh Harsyaf Nurman Djumiril tersebut.</p>
<p>Ketua panitia yang berasal dari Teknik Sipil UI angkatan 2010 ini berharap dengan adanya CENS 2012, masyarakat memperoleh wawasan baru mengenai HST dan termotivasi untuk melakukan aksi untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/kereta-api-super-cepat-segera-hadir-di-indonesia-847/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CIVIL ENGINEERING NATIONAL SEMINAR 2012 : VISIONING THE FUTURE THROUGH HIGH SPEED TRAIN</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/civil-engineering-national-seminar-2012-839</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/civil-engineering-national-seminar-2012-839#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2012 09:58:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimas Muharam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Event]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=839</guid>
		<description><![CDATA[Civil Engineering National Seminar Universitas Indonesia (CENS) merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Indonesia. CENS UI adalah seminar ber-level nasional yang membahas isu-isu seputar teknik sipil yang sedang berlangsung di tengah masyarakat Indonesia. CENS UI kembali diadakan tahun ini dengan tema “ Visioning The Future Through High Speed Train”  pada [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em>Civil Engineering National Seminar Universitas Indonesia</em> (CENS) merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Indonesia. CENS UI<em> </em>adalah seminar ber-level nasional yang membahas isu-isu seputar teknik sipil yang sedang berlangsung di tengah masyarakat Indonesia. CENS UI kembali diadakan tahun ini dengan tema “ Visioning The Future Through High Speed Train”  pada tanggal 22 November 2012, bertempat di JI-EXPO kemayoran.</p>
<p>Diperkirakan pada tahun 2020 – 2030, Indonesia akan memiliki kereta super cepat (<em>high speed train (HST) </em>) seperti Jepang, Cina, Perancis, dan negara-negara maju lainnya. Mega Proyek pemerintah yang berbiaya mencapai 180 triliun rupiah ini rupanya telah mencapai tahap studi kelayakan, yang dilakukan dengan pihak Jepang (Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Japan Transport Consultant), sejak tahun 2008 silam. Pada April 2012, Ditjen Perkeretaapian telah menggelar <em>railway talk</em> di Jepang dengan Atase Perhubungan Jepang untuk membahas lebih lanjut mengenai proyek ini.</p>
<p>Di China pemerintahnya memiliki ambisi besar membangun ribuan kilometer jalur kereta api cepat yang nyaris tanpa istirahat, cina memiliki daratan yang luas dan mereka berambisi menghubungkan kota-kota mereka dengan jaringan high speed train, tidak hanya untuk dalm negeri, tapi juga dibangun jalur high speed train sampai ke india (arah barat cina) dan singapura (arah selatan cina). Jalur transportasi di Asia akan segera terbangun dengan canggih, bila negara lain disekitarnya tidak ikut berkembang dan mengimbangi perubahan di sektor transportasi, maka akan kehilangan banyak kesempatan. Pihak asing akan menguasai sektor transportasi negara-negara ini.</p>
<p>Indonesia tentu harus sesegera mungkin berbenah untuk mengimbangi negara-negara asia yang sedang dalam proses membangun jalur kereta cepat ini. Jika tidak tentu Indonesia tidak akan lagi dilirik oleh negara asing untuk berinvestasi. Indonesia pun akan mengalami kerugian di sektor perekonomian.</p>
<p>Namun di balik keuntungan yang diharapkan, ternyata timbul juga masalah dalam penggunaan HST. Masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia untuk pengadaan proyek HST ini tentu berbagai macam, misalnya dari segi dana dan perawatan infrastruktur yang berujung pada keselamatan penumpang dan juga proyek pemerintah yang bersifat PPP (Public Private Partnership) akan dibahas secara mendalam oleh pembicara-pembicara seperti:</p>
<ol>
<li>Dr. Ir. Bambang Susantono, MCE</li>
</ol>
<p>Wakil Menteri Perhubungan</p>
<ol>
<li>Prof. Antonio Gomes Correia</li>
</ol>
<p>Head of Geotechnical Group, University of Minho/ DEC,Portugal</p>
<ol>
<li> Prof. Fumio Tatsuoka</li>
</ol>
<p>Professor of Geotechnical Engineering, Tokyo University of Science</p>
<ol>
<li>Kartika Wiroatmodjo</li>
</ol>
<p>CEO of PT Indonesia Infrastructure Finance</p>
<ol>
<li>Tunjung Inderawan</li>
</ol>
<p>Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan</p>
<p>dan lainnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Biaya Pendaftaran Seminar untuk Mahasiswa : presale 1 (s/d 31 Oktober 2012) Rp 125.000 | presale 2 (s/d 1-15 November 2012) Rp 150.000 | Normal Rp 200.000</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Biaya Pendaftaran untuk Umum : presale 1 (s/d 31 Oktober 2012) Rp 550.000 | presale 2 (s/d 1-15 November 2012) Rp 6000.000 | Normal Rp 700.000.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk pendaftaran peserta bisa melalui website <a href="http://www.cens-ui.com">www.cens-ui.com</a> atau menghubungi Reva (081317969629).</p>
<p><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/11/poster-censui-2012.png" rel="facebox" rel="attachment wp-att-842"><img src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/11/poster-censui-2012-212x300.png" alt="poster CEM 2012" title="poster censui 2012" width="212" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-842" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/civil-engineering-national-seminar-2012-839/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi UN-WFP Indonesia dengan Praktisi Blog</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/kolaborasi-un-wfp-indonesia-dengan-praktisi-blog-822</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/kolaborasi-un-wfp-indonesia-dengan-praktisi-blog-822#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2012 03:34:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah tulisan dari Achmad Danny, divisi RnD GYC yang telah mengikuti acara diskusi antara WFP Indonesia dan blogger pada September 2012. &#160; Salah satu permasalahan yang dihadapi Indonesia sebagai negara terbesar ketiga di dunia adalah bencana kelaparan.  Berdasarkan data BPS tahun 2010, penduduk Indonesia menyentuh angka 237 juta jiwa dan akan terus meningkat setiap tahunnya.  [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ini adalah tulisan dari Achmad Danny, divisi RnD GYC yang telah mengikuti acara diskusi antara WFP Indonesia dan blogger pada September 2012.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu permasalahan yang dihadapi Indonesia sebagai negara terbesar ketiga di dunia adalah bencana kelaparan.  Berdasarkan data BPS tahun 2010, penduduk Indonesia menyentuh angka 237 juta jiwa dan akan terus meningkat setiap tahunnya.  Sebagian besar populasi tersebut terkonsentrasi di Pulau Jawa, khususnya distrik perkotaan.  RISKESDAS (2010) mengungkapkan bahawa anak dengan pertumbuhan di bawah rerata (<em>stunting</em>) dan malniutrisi kronis di Indonesia sebesar 35,60 persen dengan skala serius 30&#8211;39 persen.</p>
<div>
<p style="text-align: center;"><em><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Kantor-WFP-Pribadi.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-831"><img class="aligncenter size-medium wp-image-831" title="Kantor World Food Programme Indonesia" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Kantor-WFP-Pribadi-300x217.jpg" alt="" width="300" height="217" /></a><strong>Kantor World Food Programme (Sumber: dokumentasi pribadi)</strong></em></p>
<p>Pada hakikatnya setiap orang—tanpa terkecuali—memiliki hak yang wajib terpenuhi.  Seiring dengan perputaran waktu, tingkat kebutuhan seseorang akan terus bertambah berdampingan dengan pertambahan usia.  Pemenuhan kebutuhan pangan sangat krusial karena identik dengan kelangsungan hidup seseorang.  Peningkatan jumlah penduduk yang tidak terkendali, secara langsung berimbas terhadap degradasi lahan pertanian menjadi pemukiman dan kawasan industri.  Akibatnya, pangan Indonesia menghadapi tantangan seperti yang terjadi sekarang ini.</p>
<div>Menyoroti permasalahan tersebut, World Food Programme (WFP) Indonesia bekerjasama dengan Edelman mengundang praktisi blog Indonesia untuk menghadiri ramah tamah dan diskusi.  Pertemuan diadakan di kantor WFP Indonesia di Wisma Kyoei Prince Lantai 9, Jalan Jendral Sudirman Kav. 3, Jakarta 10220. Tema yang diangat adalah ketahanan pangan di Indonesia dengan slogan <strong>No Food = No(Fun x Future)</strong>.</div>
<div>
<p> Pertemuan malam itu bertujuan untuk bertukar pikiran antara pihak NGO yang ahli pada bidangnya (dalam hal ini WFP) dengan <em>blogger</em> yang memiliki ragam latar belakang.  Blogger sebagai pihak <em>independent</em>, diharapkan dapat melakukan advokasi terhadap tantangan regional dan global melalui tulisan kreatif yang dapat dibaca oleh siapapun.  Lebih lanjut, kegiatan ini mampu membangun kesadaran masyarakat luas dalam memerangi kelaparan kronis menggunakan pendekatan terknologi informasi popular: internet.</p>
<p>Tepat pukul 19:00 WIB, acara dibuka dengan kata sambutan oleh Stephen Lock selaku pihak dari Edelman. Peningkatan suhu dan penurunan curah hujan rerata di Indonesia diakibatkan siklus El Nino di Samudera Pasifik.  Hal tersebut diperparah dengan jutaan ton lepasan karbon dari industri, transportasi, dan deforestasi setiap tahunnya.</p>
<div>
<p>Perubahan iklim, dunia menghadapi tantangan yang sangat kompleks yang bersifat pararel dari fenomena ini.  Dalam lingkup pangan, peningkatan suhu di Indonesia mengakibatkan tanaman pertanian kering dan mati sebelum masa panen atau menghasilkan panen yang tidak optimal. Hal tersebut membawa dampak pada suplai pangan yang harus didistribusikan ke berbagai daerah yang terus menurun.  Kawasan urban menempati tingkat pertama dalam alur distribusi pangan, dilanjutkan dengan regional dan terus mengalami penurunan kuantitas dan kualitas saat sebelum sampai di daerah pemukiman miskin.  Terlihat jelas bahwa mereka yang hidup di garis kemiskinan sangat sulit memperoleh gizi yang baik, terlebih daya beli mereka yang minim. (Penggunaan kata ‘miskin’ mengacu pada ketetapan Bank Dunia, yaitu orang-orang berpenghasilan kurang dari USD$2).</p>
<p><strong>Color Me Hungry !</strong></p>
<p>Panitia memberikan kami peta buta Indonesia dan beberapa spidol aneka warna.  Setiap partisipan diuji pengetahuannya seputar ketahanan pangan di seluruh provinsi Indonesia dengan mewarnainya berdasarkan tingkat ketahanan dan kerentangan pangan. Merah: serius, kuning: rentan, dan hijau: aman.<br />
<a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Game.-WFP.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-830"><img class="aligncenter" title="Game. (WFP)" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Game.-WFP-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<div>
<p>Sebagian besar dari kami berasumsi bahwa daerah timur Indonesia memiliki kerawanan pangan dan malnutrisi yang serius. Ternyata hal tersebut dibenarkan oleh data yang dihasilkan dari kerjasama antara <a href="http://oodsecurityatlas.org/idn/country">Dewan Ketahanan Pangan (DKP) dengan WFP</a> yang menyatakan sebagian besar kabupaten di Papua, Nusa Tenggara, dan Kalimantan Timur memiliki tingkat kerentangan pangan yang tinggi. Adapun parameter yang digunakan, antara lain</p>
<ul>
<li>ketersediaan pangan,</li>
<li>akses pangan,</li>
<li>akses jalan,</li>
<li>akses ketersediaan listrik,</li>
<li>akses air bersih,</li>
<li>akses fasilitas kesehatan,</li>
<li>tingkat prevalensi anak-anak yang memiliki berat badan di bawah standar,</li>
<li>buta huruf pada wanita, dan</li>
<li>angka harapan hidup.</li>
</ul>
<p>Apabila dilihat dengan seksama, semua indikator di atas dapat dirangkum menjadi satu sektor permasalahan—ketidakmerataan pembangunan daerah.  Ini merupakan akar permasalah yang harus diselesaikan secara holistik !</p>
<p>Bayangkan jika krisis pangan terjadi secara berkelanjutan tanpa adanya usaha dari berbagai lapisan pemerintah, lembaga, dan masyarakat, pondasi negara ini lambat-laun menjadi ‘rapuh’ karena generasi penerus yang kekurangan asupan nutrisi.  Penting untuk diketahui bahwa 1000 hari setelah kelahiran bayi, merupakan waktu yang fundamental bagi pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak yang akan menentukan tiga aspek kecerdasan seseorang: kognetif, afektif, dan psikomotorik.</p>
<p>Menurut diskusi saya dengan Giulia, salah seorang praktisi di WFP, fenomena anak yang tumbuh dengan tinggi di bawah rerata anak normal atau <em>stunting </em>kerap terjadi pada mereka yang lahir di keluarga miskin.  Faktor utamanya adalah tidak terpenuhinya nutrisi yang ada dalam asupan makanan mereka.  Dalam hal ini Giulia yang berlatar pendidikan kesehatan masyarakat menegaskan, faktor gen tidak mutlak mendominasi terbentuknya anak-anak pendek karena pertumbuhan seseorang berkorelasi secara imbang antara dua faktor tersebut.</p>
<p>Dalam presentasi Peter Guest, Deputi WFP Indonesia, sekitar 7,7 juta balita pada tahun 2007 (RISKESDAS) dinyatakan <em>stunting</em> serta menjadikan Indonesia sebagai negara kelima terbesar di dunia dengan balita pendek.  Guest menambahkan jangka panjang dari keadaan ini berimbas pada kesulitan belajar dan peningkatan risiko beberapa penyakit kronis yang menurunkan angka harapan hidup.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Peter-Guest.-WFP.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-832"><img class="aligncenter size-medium wp-image-832" title="Peter Guest. (WFP)" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Peter-Guest.-WFP-300x127.jpg" alt="" width="300" height="127" /></a><em><strong>Peter Guest (Sumber: WFP Indonesia)</strong></em></p>
<p>Sebagain besar penduduk Indonesia adalah remaja usia produktif yang cenderung cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi (TI).  Jejaring sosial dan <em>streaming website</em> merupakan contoh TI yang sangat digandrungi remaja di dunia, khususnnya Indonesia.  Dari sini kita dapat melihat bahwa bentuk-bentuk kampanye untuk memerangi kelaparan melalui jejaring sosial sangat efektif jika ingin mengalamatkan ke kaum muda.  Namun, pendekatan tersebut mungkin kurang tepat diterapkan di daerah-daerah terpencil yang tidak memiliki akses internet.  Di beberapa negara berkembang—layanan pesan singkat (SMS)—tetap menjadi layanan TI primer sebagai media penyebaran informasi.   Sangat penting sebelumnya untuk menentukan target program untuk siapa, bagaimana caranya, dan bentuk kampanye apa yang menjangkau semua lapisan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Stunting-schoolgirl-WFP.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-833"><img class="aligncenter" title="Stunting schoolgirl (WFP)" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Stunting-schoolgirl-WFP-239x300.jpg" alt="" width="239" height="300" /></a><strong>Stunting children (Sumber: World Food Programme)</strong></p>
<p>Melihat hal tersebut, nampaknya bentuk-bentuk kampanye sekarang seharusnya sudah tidak bersifat kaku dan “satu arah.” Kampanye harus bersifat “akrab” dan menyenangkan melalui cara-cara kereatif seperti video himbauan dan permainan yang kreatif.  Contoh—<a href="http://wfp.org/get-involved&quot; http://wfp.org/get-involved">freerice.com</a> —permainan yang dibuat WFP Indonesia  untuk mengajak kita terhadap ketersediaan pangan bagi mereka yang membutuhkan serta melawan kelaparan kronis.</p>
<p>Selanjutnya acara ditutup oleh Mutinta Chimuka dengan ucapan terimakasih dan harapan akan adanya implementasi dari partisipan setelah acara ini berlangsung.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-829" title="Closing remarks" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Closing-remarks.-WFP-300x165.jpg" alt="" width="300" height="165" /><em><strong>Closing remarks (Sumber: WFP Indonesia)</strong></em></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Blogger-dan-WFP.-WFP.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-828"><img class="alignnone size-medium wp-image-828" title="Blogger dan WFP. (WFP)" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/10/Blogger-dan-WFP.-WFP-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Para Blogger dan WFP Indonesia</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/kolaborasi-un-wfp-indonesia-dengan-praktisi-blog-822/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CLIMATE REALITY LEADERSHIP CORPS 2012 : Perjalanan 3 Hari yang Mengubah Hidup</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/climate-reality-leadership-corps-2012-perjalanan-3-hari-yang-mengubah-hidup-811</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/climate-reality-leadership-corps-2012-perjalanan-3-hari-yang-mengubah-hidup-811#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Sep 2012 11:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[BloGYC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=811</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: David Sihombing Saya menepuk pipi seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja saya baca di inbox akun gmail saya. Congratulations! Itu deret kata pertama yang membuat jantung saya berhenti berdegup selama beberapa detik. Saya terperanjat dan seperti tak mampu menahan luapan kebahagiaan sesaat setelah membaca kalimat selanjutnya. Ya, email itu membawa kabar yang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Oleh: David Sihombing</p>
<p style="text-align: left;">Saya menepuk pipi seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja saya baca di inbox akun gmail saya. <em>Congratulations!</em> Itu deret kata pertama yang membuat jantung saya berhenti berdegup selama beberapa detik. Saya terperanjat dan seperti tak mampu menahan luapan kebahagiaan sesaat setelah membaca kalimat selanjutnya.</p>
<p>Ya, email itu membawa kabar yang sangat menggembirakan. Baru saja saya mendapatkan undangan untuk mewakili Indonesia sekaligus sebagai utusan dari organisasi yang saya bentuk “GARUDA Youth Community” dari Al Gore, peraih nobel di bidang lingkungan dan wakil presiden Amerika Serikat di masa kepemimpinan Bill Clinton, untuk bertemu dengan beliau dalam perhelatan “<strong><em>Climate Reality Leadership Corps</em></strong> <strong>(CRLC) 2012</strong>” – sebuah program pelatihan bagi penggiat lingkungan dari berbagai belahan dunia yang berlangsung di Hyatt Regency Hotel, San Francisco, USA pada tanggal 21 – 23 Agustus 2012.<br />
<a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/DSCF9230.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-814"><img class="aligncenter" title="DSCF9230" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/DSCF9230-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>CRLC merupakan program tahunan yang diadakan oleh <em>Climate Reality Project</em> – sebuah organisasi nirlaba besutan Al Gore yang bergerak di bidang kampanye lingkungan. Berdiri di tahun 2011, organisasi ini telah memiliki lebih dari 5 juta pendukung dan basis di hampir setiap negara, termasuk Indonesia. Organisasi ini bertujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat terlibat aktif dalam perwujudan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Untuk mencapai tujuan tersebut, nihil rasanya jika tidak diawali dengan kesadaran dan kemauan masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, <em>Climate Reality Project</em> menggunakan cara dengan memberikan pelatihan secara personal dari <em>founder </em>Al Gore untuk beragam individu lintas umur, profesi, dan latar belakang. Dari pelatihan ini, peserta – yang selanjutnya diberi sebutan “<em>Climate Leaders” </em>– diharapkan dapat melanjutkan estafet kampanye ini dengan menyampaikan presentasi isu lingkungan di komunitas masing-masing. Dengan demikian, ‘<em>virus</em>’ kesadaran lingkungan dapat tersebar luas ke seluruh elemen dan golongan masyarakat.</p>
<p><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/al-gore.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-812"><img class="aligncenter size-medium wp-image-812" title="al gore" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/al-gore-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Dalam kesempatan mengikuti <em>North American Training</em> ini, saya banyak memperoleh pembekalan dan inspirasi dari berbagai tokoh kenamaan dunia. Saya bertemu dengan CEO dari Action Marketing dan Undercurrent yang membawakan presentasi mengenai kekuatan besar teknologi media sosial dalam menyetir peradaban dan bagaimana fenomena ini mampu menjadi tiket emas untuk menjaring masyarakat dalam skala yang luas dan serentak.</p>
<p>Setelah itu, ada pula Kathy Mattea, penyanyi dan peraih <em>Grammy Award</em> dan Jon Vezner, penulis lagu dan juga peraih <em>Grammy</em>, berbagi cerita tentang perjuangan mereka yang terbilang sangat unik dalam menyentuh kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap kerusakan lingkungan yang telah terjadi di tempat mereka berasal yaitu melalui musik!</p>
<p>Kathy membuktikan bahwa musik mampu mengubah pemikiran masyarakat – hingga pada akhirnya, lagu ciptaannya yang bertemakan nasib kota asalnya yang telah rusak akibat aktivitas pertambangan mengubah segalanya, diunduh dan didengar oleh seluruh masyarakat di penjuru kota dan kemudian menginspirasi mereka untuk melakukan aksi protes massal yang pada akhirnya berujung pada ditutupnya aktivitas pertambangan tersebut untuk pemulihan lingkungan.<br />
<a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/kathy-matea.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-815"><img class="aligncenter size-medium wp-image-815" title="kathy matea" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/kathy-matea-300x190.jpg" alt="" width="300" height="190" /></a></p>
<p>Kemudian, turut pula hadir Anthony Wilson, direktur Executive Influence, yang kerap mengundang tawa sepanjang presentasinya. Ia memang sengaja melakukannya sebab ia dalam misi untuk mengajarkan kami teknik presentasi yang menyenangkan – bukan seperti orasi di tengah jalan atau di dalam ruangan seperti di perkuliahan. Menurut saya, presentasinya sangat brilian – saya banyak menemukan hal-hal abstrak dan bukan merupakan buah pemikiran yang logis namun sangat cerdas!</p>
<p>Dan selama satu hari penuh, saya mendapatkan pembekalan mengenai isu lingkungan secara global dan menyeluruh. Ada banyak fakta mengejutkan yang baru pertama kali saya dengar dan miris sekali rasanya mengingat kita hidup di zaman yang serba modern namun justru menyeret kita semua menjadi bersikap apatis terhadap nasib bumi yang kini sudah di ujung tanduk.</p>
<p>Pendelegasian saya dalam mengikuti program ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan besar yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan Nasional dengan memberikan saya dana hibah dari program <strong>Beasiswa Unggulan </strong>dan <strong>HiLo</strong> sebagai <em>brand </em>susu yang ramah lingkungan.</p>
<p>KeikutsertaanHiLo dan Nutrifood dalam pendelegasiaan saya untuk program pelatihan ini merupakan bagian dari bentuk perwujudan komitmen kuat yang dimiliki HiLo dan Nutrifood dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berafiliasi dengan perlindungan dan pelestarian lingkungan. Dukungan ini juga merefleksikan visi dan misi yang dimiliki Nutrifood sebagai perusahaan berkelanjutan (<em>sustainable company</em>).</p>
<p>Oh, iya! Di akhir acara, saya mendapatkan buku “<em>An Inconvenient Truth</em>” karya Al Gore dengan tanda tangan khusus dan nama saya ditulis sendiri oleh beliau di halaman depan! Wah, hadiah perpisahan yang sungguh indah.</p>
<p><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/buku-dari-Al-Gore.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-813"><img class="aligncenter" title="buku dari Al Gore" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/buku-dari-Al-Gore-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Saya ingin membagi pengalaman dan setiap fakta juga kisah yang saya dapatkan dari pelatihan ini kepada rekan-rekan semua. Saya sangat terbuka dan antusias untuk ide ini! Jika berminat, silahkan hubungi saya di david@gycforchange.org, lebih banyak orang yang tahu – lebih besar perubahan yang bisa kita buat untuk bumi ini! <em>We own this earth and we deserve to know the reality.</em></p>
<p><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/09/buku-dari-Al-Gore.jpg" rel="attachment wp-att-813"><br />
</a></p>
<p style="text-align: right;">@davidsihombing</p>
<div></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/climate-reality-leadership-corps-2012-perjalanan-3-hari-yang-mengubah-hidup-811/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kompetisi: MIPA UNTUK NEGERI</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/kompetisi-mipa-untuk-negeri-801</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/kompetisi-mipa-untuk-negeri-801#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 May 2012 12:04:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Youth Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan Untuk Negeri 2012 TEMA Kontribusi Nyata Mahasiswa Indonesia di Bidang Energi, Pangan, dan Pendidikan SIFAT TULISAN -Karya tulis dapat merepresentasikan gagasan yang inovatif dan kreatif dalam mengatasi permasalahan pangan, energi, maupun pendidikan di Indonesia. -Karya tulis bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan sedang tidak diikutsertakan dalam ajang serupa. -Karya tulis bersifat objektif, tidak [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan Untuk Negeri 2012<br />
TEMA<br />
Kontribusi Nyata Mahasiswa Indonesia di Bidang Energi, Pangan, dan Pendidikan</p>
<p>SIFAT TULISAN<br />
-Karya tulis dapat merepresentasikan gagasan yang inovatif dan kreatif dalam mengatasi permasalahan pangan, energi, maupun pendidikan di Indonesia.<br />
-Karya tulis bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan sedang tidak diikutsertakan dalam ajang serupa.<br />
-Karya tulis bersifat objektif, tidak mengandung unsur SARA, dan didukung oleh fakta yang aktual.<br />
-Karya tulis dapat berupa hasil telaah pustaka maupun penilitian.<br />
-Penulisan dilakukan secara sistematis dan logis dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (sesuai EYD).</p>
<p>PERSYARATAN PESERTA<br />
-Peserta dapat berupa individu maupun tim yang terdiri dari 2 s.d. 5 orang.<br />
-Peserta merupakan mahasiswa aktif yang terdaftar mengikuti program S1 atau D3. Bagi peserta yang -tergabung dalam tim, maka anggota tim berasal dari perguruan tinggi yang sama, namun dapat berasal dari program studi dan bidang ilmu yang berbeda.<br />
-Peserta dapat tergabung maksimal di dua tim yang berbeda namun hanya diperbolehkan berada pada posisi penulis utama di satu tim saja.</p>
<p>untuk keterangan lebih lanjut dapat mengunduh file dengan link dibawah ini.<br />
Juknis TUN 2012:<a href=" http://www.mediafire.com/?7l4jkgu66oyuupp"> http://www.mediafire.com/?7l4jkgu66oyuupp</a><br />
Form Pendaftaran TUN 2012: <a href="http://www.mediafire.com/?q40c27y9cgkdyuz">http://www.mediafire.com/?q40c27y9cgkdyuz</a><br />
Contoh Abstrak: <a href="http://www.mediafire.com/?u0kgfll5plafoq0">http://www.mediafire.com/?u0kgfll5plafoq0</a></p>
<p>Deadline: 2 Juni 2012</p>
<p>Salam MIPA untuk Negeri 2012! Demi Indonesia!</p>
<p>Website MIPA untuk Negeri 2012: <a href="http://www.mipauntuknegeri.or.id/">http://www.mipauntuknegeri.or.id/</a><br />
Facebook: Mipa untuk Negeri<br />
Twitter: @mipauntuknegeri<br />
E-mail: mipauntuknegeri2012@gmail.com<br />
CP: Rima (08561261791) / Nita (087875404896)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/kompetisi-mipa-untuk-negeri-801/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KENALI KANDIDAT BRAND AMBASSADOR #GYCycle</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/kenali-kandidat-brand-ambassador-gycycle-795</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/kenali-kandidat-brand-ambassador-gycycle-795#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 May 2012 09:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=795</guid>
		<description><![CDATA[Salam Lestari! Garuda Muda, kenali lebih dekat kandidat Brand Ambassador #GYCycle dengan melihat video mereka Indri Gustiantari Widya Pratami- University of Indonesia Putri Nuraini Widiyanti &#8211; Gunadarma University Edwina Fiqhe Anandita &#8211; Sepuluh Nopember Institute of Technology Rizka Anefi &#8211; Semarang State Polytechnic (PT PLN Class Cooperation) &#160; &#160;]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p id="watch-headline-title">Salam Lestari! Garuda Muda, kenali lebih dekat kandidat Brand Ambassador #GYCycle dengan melihat video mereka <img src='http://www.gycforchange.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Indri Gustiantari<br />
<iframe src="http://www.youtube.com/embed/g6O03g29Ldo" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></p>
<p>Widya Pratami- University of Indonesia<br />
<iframe src="http://www.youtube.com/embed/Njq8nxvUCno" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></p>
<p>Putri Nuraini Widiyanti &#8211; Gunadarma University<br />
<iframe src="http://www.youtube.com/embed/LDgOVQKrSsQ" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></p>
<p>Edwina Fiqhe Anandita &#8211; Sepuluh Nopember Institute of Technology<br />
<iframe src="http://www.youtube.com/embed/nUtGnUQcBhc" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></p>
<p>Rizka Anefi &#8211; Semarang State Polytechnic (PT PLN Class Cooperation)<br />
<iframe src="http://www.youtube.com/embed/y6YdS_K46qI" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/kenali-kandidat-brand-ambassador-gycycle-795/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SOCIAL MOVEMENT FESTIVAL #2: “Culture Meets Technology”</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/social-movement-festival-2-culture-meets-technology-779</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/social-movement-festival-2-culture-meets-technology-779#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 13:49:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Youth Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=779</guid>
		<description><![CDATA[SOCIAL MOVEMENT FESTIVAL #2: “Culture Meets Technology” May 27, 2012 At America, Pacific Place (3rd floor), South Jakarta HAVING put SMF #1 as foundation for social movements to maximize the use of social media, Rotaract Semanggi is ready to take SMF 2 to another level: fresher, more creative, and trend-sensitive. It is the culture we [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>SOCIAL MOVEMENT FESTIVAL #2: “Culture Meets Technology”</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>May 27, 2012</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>At America, Pacific Place (3rd floor), South Jakarta</strong></p>
<p>HAVING put SMF #1 as foundation for social movements to maximize the use of social media, Rotaract Semanggi is ready to take SMF 2 to another level: fresher, more creative, and trend-sensitive. It is the culture we would like to formulate as “talk of thetown”.</p>
<p>Why culture? Bitter pill we had to swallow when Malaysia claimed our culture; however it is sad to say that there is no concrete action against it. Harsh critiques bombard local movies themed sex and myth while tickets for good quality Indonesian movies are far from sold out. Such dilemma happens in the midst of cultural crisis, so to speak. Culture and technology are two things that are contradictory. According to the youth, culture always associated with anything old and boring while, on the other hand, technology equals very hip, current, subsist and highly dynamic.</p>
<p>Rotaract Semanggi will provide educational session concerning culture appreciation in cool and hip way. We will use social media tools as a support. Hence, on-line and off-line will be the two education channels. All those substances and methods are packed in Social Movement Festival #2: Culture Meets Technology.</p>
<p>Goals of Social Movement Festival 2</p>
<p>1. to bring new insight to youth and “the urbans” on how important the culture is and how deep the culture could impact their life in terms of lifestyle and personal development opportunities</p>
<p>2. to promote “Save Our Culture” movement along with renowned social media buzzers, celebrities, artists and humanists</p>
<p>3. to offer the audience a wide range of community choices that suits their own personality, so they can contribute to the fullest based on their passion</p>
<p>4. to be a “meeting point” that unite several organization or individuals that working or have ideas regarding on social movement that care on culture, so they can make a synergy or working together to reach their goal and have wider-deeper impact to the society.</p>
<p>click this logo for further information<a title="Social Media Festival 2012" href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/05/rotaract_logo_semanggi2-Small.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-780"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-780" title="rotaract_logo_semanggi2-Small" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/05/rotaract_logo_semanggi2-Small-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/social-movement-festival-2-culture-meets-technology-779/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The iLive2Lead China Youth Environmental International Leadership Summit Nantong, China</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/the-ilive2lead-china-youth-environmental-international-leadership-summit-nantong-china-772</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/the-ilive2lead-china-youth-environmental-international-leadership-summit-nantong-china-772#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 07:53:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Youth Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=772</guid>
		<description><![CDATA[The Government of the People’s Republic of China invites students interested in the environment for AN ALL-EXPENSE-PAID WEEK IN CHINA at the The iLive2Lead China Youth International Leadership Summit, Nantong, China August 11-18, 2012 LIMITED TO 20 INTERNATIONAL YOUTH, SO APPLY SOON! [For application, send email to ‘apply@iL2L.org’. Put ‘China Summit’ on subject line.] WHAT Spend a week of intensive environmental [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>The Government of the People’s Republic of China invites students interested in the environment for AN ALL-EXPENSE-PAID WEEK IN CHINA</div>
<div>at the The iLive2Lead China Youth International Leadership Summit, Nantong, China August 11-18, 2012</div>
<div></div>
<div>LIMITED TO 20 INTERNATIONAL YOUTH, SO APPLY SOON!</div>
<div>[For application, send email to ‘<strong>apply@iL2L.org</strong>’. Put ‘<strong>China Summit</strong>’ on subject line.]</div>
<div></div>
<div><strong>WHAT</strong></div>
<div>Spend a week of intensive environmental leadership training in Nantong, China &#8212; one hour from Shanghai on the Yangtze River &#8212; with your Chinese peers and leading global environmental experts. Attend workshops about global environmental issues and innovations including such topics as: low carbon technology, climate change, building sustainable communities, new media communication skills. Site visits to local eco projects. Learn the skills to develop and implement an environmental project to bring back to your community.</div>
<div></div>
<div><strong>WHO</strong></div>
<div>High School &amp; University students (16-22 years old) who:</div>
<div>-are interested in the environment and want to spend a week in China learning how to develop their own project while hearing from</div>
<div>international environment experts;</div>
<div>-would enjoy the opportunity to interact with their Chinese peers during a week of intensive leadership training</div>
<div></div>
<div><strong>COSTS</strong></div>
<div><strong>Living costs, in-country transportation and meals in China will be covered for the duration of the Summit.</strong></div>
<div>You must <span style="text-decoration: underline;">provide your own airfare to and from Shanghai. </span></div>
<div></div>
<div><strong>LOCATION</strong></div>
<div>Near Shanghai, China in Nantong, a provincial capital which boasts a demonstration city being developed to strict environmental standards and innovations, which includes the China Singapore Sutong Science &amp; Technology Park in the Yangtze River Delta Economic Circle.</div>
<div></div>
<div><strong>MANAGING PARTNERS</strong></div>
<div>The Government of the People’s Republic of China: National Development and Reform Commission (‘NDRC’) and Department of Climate Change. NDRC is one of the most powerful government agencies in China, exerting administrative, planning and regulatory control over the Chinese economy. The NDRC’s Department of Climate Change will host the Forum. They have all regulatory authority over activities that impact China’s environment.</div>
<div></div>
<div>iLive2Lead is a youth leadership training program based in Washington, D.C. that conducts training in various nations in each region of the world. iL2L brings the most exceptional young women leaders together for an annual International Leadership Summit. In 2011, iL2L held Young Women&#8217;s International Leadership Forums in India, Kenya and France. The International Summit in the United States brought together representatives from 25 nations.</div>
<div></div>
<div><strong>THE OPPORTUNITY</strong></div>
<div>-Learn the latest in green technology and innovation</div>
<div>-Understand the Chinese perspective on environmental issues</div>
<div>-Live and learn with international students from around the world</div>
<div>-Interact with your Chinese student peers</div>
<div>-Practice the Chinese language (Summit is conducted in English)</div>
<div>-Learn leadership skills to develop and implement an environmental project</div>
<div></div>
<div><strong>SCHEDULE</strong></div>
<div>Arrival: Saturday, August 11 at Shanghai (Shanghai Pudong International Airport)</div>
<div>- Ground transfer to Nantong will be provided</div>
<div>- Training program, Sunday, August 12 – Friday, August 17:</div>
<div>- 2 days on-site field trips</div>
<div>- 4 days of training by international environmental &amp; leadership experts</div>
<div id="yui_3_2_0_1_1337240969651154">Departure: Saturday, August 18 from Shanghai</div>
<div></div>
<div>APPLICATION DEADLINE: JUNE 1, 2012</div>
<div></div>
<div>click<strong> <a title="IL2L China Application Form" href="http://www.il2l.org/documents/CHINA_APPLICATION.pdf ">HERE</a></strong> to download the apllication form</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/the-ilive2lead-china-youth-environmental-international-leadership-summit-nantong-china-772/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GYC T-Shirt for Donation is Available Now!</title>
		<link>http://www.gycforchange.org/gyc-t-shirt-for-donation-is-available-now-758</link>
		<comments>http://www.gycforchange.org/gyc-t-shirt-for-donation-is-available-now-758#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 03:21:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kawan GYC]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen Cerdas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gycforchange.org/?p=758</guid>
		<description><![CDATA[Tampil trendy dengan gaya hidup hijau? T-Shirt for Donation kini hadir untuk kita semua Dengan membeli 1 kaos kamu telah membantu para ibu &#38; anak pekerja di desa Pondok Bambu Cilincing! ACT Small, HUGE Impact IDR 60.000 GREEN is the answer! IDR 60.000 Further information -follow @GYCforChange -contact 085 8888 77 910]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tampil trendy dengan gaya hidup hijau?<br />
T-Shirt for Donation kini hadir untuk kita semua<br />
Dengan membeli 1 kaos kamu telah membantu para ibu &amp; anak pekerja di desa Pondok Bambu Cilincing!</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/04/416576_149591295166764_100003476833966_179741_1942145340_o.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-759"><img class="aligncenter size-medium wp-image-759" title="416576_149591295166764_100003476833966_179741_1942145340_o" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/04/416576_149591295166764_100003476833966_179741_1942145340_o-300x193.jpg" alt="" width="300" height="193" /></a><em>ACT Small, HUGE Impact</em><br />
<em> IDR 60.000</em></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/04/416576_149591291833431_100003476833966_179740_647938202_o.jpg" rel="facebox" rel="attachment wp-att-760"><img class="aligncenter size-medium wp-image-760" title="416576_149591291833431_100003476833966_179740_647938202_o" src="http://www.gycforchange.org/wp-content/uploads/2012/04/416576_149591291833431_100003476833966_179740_647938202_o-300x193.jpg" alt="" width="300" height="193" /></a><em>GREEN is the answer!</em><br />
<em> IDR 60.000</em></p>
<p style="text-align: left;">Further information<br />
-follow @GYCforChange</p>
<p style="text-align: left;">-contact 085 8888 77 910</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gycforchange.org/gyc-t-shirt-for-donation-is-available-now-758/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
